RBTV JOGJA - Pernah merasa tertinggal ketika melihat teman sebaya sudah memiliki pekerjaan, meraih kesuksesan, atau mencapai banyak hal di usia muda? Perasaan seperti ini mungkin tidak asing bagi Generasi Z. Di tengah derasnya informasi media sosial dan tuntutan kehidupan, tidak sedikit anak muda yang merasa harus terus berlari agar tidak tertinggal dari orang lain.

Tekanan tersebut bisa datang dari berbagai arah. Mulai dari tuntutan akademik, harapan keluarga, lingkungan pertemanan, hingga standar kesuksesan yang sering terlihat di media sosial. Kebiasaan membandingkan kehidupan pribadi dengan pencapaian orang lain perlahan dapat membuat seseorang merasa kurang percaya diri, cemas, bahkan kelelahan secara mental.

Di tengah situasi tersebut, musik menjadi salah satu cara untuk memahami perasaan. Tidak sekadar menemani perjalanan atau mengisi waktu luang, lagu juga dapat menjadi ruang untuk mengenali emosi dan menemukan sudut pandang baru tentang kehidupan.

Salah satu musisi yang banyak mengangkat keresahan anak muda melalui karyanya adalah Hindia, nama panggung dari Daniel Baskara Putra. Lagu-lagunya kerap membahas persoalan kehidupan sehari-hari, tekanan sosial, perjalanan menuju kedewasaan, hingga usaha menerima diri sendiri.

Salah satu lagu yang memiliki pesan dekat dengan kehidupan Gen Z adalah “Berdansalah, Karir Ini Tak Ada Artinya”. Lagu tersebut mengajak pendengar untuk menikmati kehidupan yang sedang dijalani tanpa terus-menerus mengejar standar kesuksesan orang lain.

Pesan serupa juga terasa dalam lagu “Ramai Sepi Bersama”. Lagu ini menggambarkan pentingnya kebersamaan dan dukungan orang-orang terdekat ketika menghadapi masa-masa sulit. Kehadiran teman dan lingkungan yang mendukung dapat membuat seseorang merasa tidak sendirian dalam menjalani berbagai tantangan.

Sementara itu, lagu “Cincin” turut mengangkat persoalan hubungan, perasaan, dan kebebasan seseorang dalam menentukan pilihan hidup. Pesan tentang kebebasan menjadi pengingat bahwa setiap orang memiliki hak untuk menjalani kehidupan sesuai dengan nilai dan keinginannya sendiri.

Menariknya, karya Hindia tidak hanya menyampaikan pesan melalui lirik, tetapi juga melalui melodi yang membangkitkan semangat. Perpaduan musik dan kata-kata yang dekat dengan pengalaman sehari-hari membuat lagu-lagunya terasa relevan bagi anak muda yang sedang menghadapi berbagai perubahan dalam hidup.

Musik memang tidak secara langsung menghilangkan seluruh persoalan kehidupan. Namun, lagu dapat menjadi ruang untuk berhenti sejenak, mengenali perasaan, dan melakukan refleksi diri. Melalui musik, seseorang bisa menemukan kata-kata untuk menggambarkan hal-hal yang terkadang sulit diungkapkan.

Pada akhirnya, tidak semua orang harus mencapai kesuksesan pada waktu yang sama. Ada yang sedang mengejar pendidikan, ada yang mulai bekerja, dan ada pula yang masih berusaha menemukan arah hidupnya. Setiap orang memiliki perjalanan masing-masing.

Melalui karya-karyanya, Hindia menghadirkan pengingat sederhana bagi Gen Z: kehidupan bukan perlombaan untuk memenuhi standar orang lain. Terkadang, hal terpenting justru belajar menerima diri sendiri dan menikmati perjalanan yang sedang dijalani.

PENULIS ARTIKEL: DYNA MULIA SAFITRI