BANTUL - Tim Pengawasan dan Evaluasi (Wasev) Markas Besar TNI Angkatan Darat yang dipimpin Brigjen TNI Budi Handoko melaksanakan kunjungan kerja untuk meninjau pelaksanaan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler Ke-130 Tahun Anggaran 2026 di wilayah Kodim 0729/Bantul.
Kedatangan Tim Wasev turut didampingi Kasrem 072/Pamungkas, Kolonel Inf. Teguh Wiratama, dan Kasdim 0729/Bantul, Mayor Cba. Suryadi.
Dalam kegiatan tersebut, Tim Wasev meninjau sejumlah sasaran fisik program TMMD. Peninjauan dilakukan untuk mengetahui perkembangan pembangunan sekaligus mengevaluasi pelaksanaan kegiatan di lapangan.
Berdasarkan laporan progres hingga akhir Oktober 2026, pembangunan talut telah mencapai 55%, pengecoran beton jalan mencapai 65%, sementara pembangunan dan perbaikan jalan serta gorong-gorong telah mencapai 85%.
Selain meninjau pembangunan infrastruktur, Tim Wasev juga berdialog dengan masyarakat untuk mengetahui manfaat dan dampak program TMMD bagi kehidupan warga setempat.
Diharapkan seluruh sasaran fisik maupun nonfisik TMMD Reguler Ke-130 Tahun Anggaran 2026 di wilayah Kodim 0729/Bantul dapat diselesaikan sesuai target.
“Kunjungan kerja dan pengawasan ini kami lakukan untuk memastikan bahwa seluruh program TMMD Reguler ke-130 di wilayah Kodim 0729/Bantul berjalan secara optimal, baik dari segi progres fisik seperti pembangunan talud, pengecoran jalan, gorong-gorong, maupun sasaran nonfisik lainnya. Kami juga melihat langsung bagaimana sinergi yang kuat antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat di lapangan. Harapannya, seluruh hasil pembangunan ini dapat diselesaikan tepat waktu serta memberikan manfaat nyata, nilai jangka panjang, dan mendongkrak kesejahteraan bagi warga setempat,” ujar Brigjen TNI Budi Handoko selaku Ketua Tim Wasev.
Reporter: Delly Nur Wijaya RBTV
Penyunting Artikel: Widya Zahra Saharani

Komentar Pembaca
0 komentar · 0 balasan
Sampaikan pendapat dengan sopan dan sesuai fakta. Komentar tampil langsung dan dapat dimoderasi redaksi.
Belum ada komentar yang ditampilkan. Jadilah pembaca pertama yang berkomentar.
Login dengan Google untuk mengirim komentar.
Login sebagai
Laporkan komentar
Pilih alasan yang paling sesuai agar redaksi dapat meninjau laporan Anda.