KOTA YOGYAKARTA - Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo, memastikan biaya pengobatan korban kericuhan demonstrasi di kawasan Malioboro, akan ditanggung pemerintah kota Yogyakarta. Kebijakan ini terutama ditujukan bagi korban, yang belum terlindungi jaminan kesehatan.

Kericuhan saat demonstrasi di kawasan Malioboro Yogyakarta, menyebabkan puluhan orang mengalami luka-luka. Merespons Kondisi Tersebut, Wali Kota Yogyakarta Hasto Wardoyo, mengunjungi sejumlah korban yang masih menjalani perawatan di rumah sakit.

Dalam kunjungan tersebut, Hasto memastikan pemerintah kota akan menanggung biaya pengobatan korban yang belum memiliki perlindungan jaminan kesehatan. Ia juga menegaskan, seluruh korban harus mendapatkan pelayanan medis sesuai dengan kebutuhan.

Berdasarkan data yang dihimpun dari sejumlah fasilitas kesehatan, tercatat sebanyak 116 orang menjadi korban dalam insiden tersebut. Para korban mendapatkan perawatan di sejumlah rumah sakit, di antaranya RS Bethesda, RS Panti Rapih, RS Bhayangkara, dan RS PKU Muhammadiyah. Dari total tersebut, 13 pasien masih menjalani rawat inap.

“Kami tadi juga koordinasi dengan teman-teman di Pemda itu untuk tindak lanjut perawatannya itu seperti apa, jangan sampai ada yang istilahnya luput-terlantarkan, sehingga kami ingin memastikan bahwa semua tertangani dengan baik, ya segala macamnyalah jangan sampai karena mereka ini kan menjadi korban dan mereka sudah berjuang bekerja untuk kepentingan keamanan, ketertiban masyarakat dan kita semua” Ujar Hasto Wardoyo selaku Wali Kota Yogyakarta.

Pemerintah Kota Yogyakarta berkomitmen memastikan seluruh korban mendapatkan penanganan medis tanpa terkendala biaya. Termasuk bagi korban yang belum memiliki jaminan kesehatan.

Reporter: Agung RBTV

Penyunting: Kirani Saragih