YOGYAKARTA — Menjaga kerapian jemari kuku merupakan bagian dari perawatan kebersihan diri yang sering dilakukan banyak orang. Namun, kebiasaan memotong atau mencabut bagian kutikula di pangkal kuku sebenarnya menyimpan risiko kesehatan tersendiri.
Kutikula merupakan lapisan kulit tipis transparan yang berfungsi sebagai benteng pelindung alami bagi akar kuku yang sedang tumbuh. Kehadiran kutikula mencegah masuknya kuman, bakteri, dan jamur ke dalam jaringan dalam kuku.
Memotong habis atau merusak kutikula dapat membuka celah luka kecil yang tidak kasat mata pada pinggiran kuku.Celah terbuka ini sangat rawan dimasuki oleh bakteri pemicu infeksi lokal atau peradangan kemerahan yang terasa nyeri.
Infeksi pada pangkal kuku atau paronikia kerap ditandai dengan kulit membengkak, bernanah, dan rasa tegang pada ujung jari. Kondisi ini dapat mengganggu pertumbuhan kuku baru menjadi tidak rata atau bergelombang.
Sebagai langkah perawatan yang aman, kutikula cukup dibersihkan dan didorong perlahan menggunakan pendorong khusus dalam kondisi basah. Penggunaan pelembap atau hand cream teratur membantu menjaga kelenturan kutikula tanpa harus memotongnya.
Penulis Artikel: Lindah Oktarina

Komentar Pembaca
0 komentar · 0 balasan
Sampaikan pendapat dengan sopan dan sesuai fakta. Komentar tampil langsung dan dapat dimoderasi redaksi.
Belum ada komentar yang ditampilkan. Jadilah pembaca pertama yang berkomentar.
Login dengan Google untuk mengirim komentar.
Login sebagai
Laporkan komentar
Pilih alasan yang paling sesuai agar redaksi dapat meninjau laporan Anda.