YOGYAKARTA — Pengalaman mengalami bersin secara tiba-tiba saat keluar dari ruangan gelap menuju ke area luar yang terpapar terik sinar matahari dialami oleh sebagian orang. Reaksi fisik unik ini memiliki penjelasan medis tersendiri.
Kondisi tersebut dikenal secara ilmiah sebagai refleks fotospusik, yakni suatu kondisi bawaan genetik yang melibatkan saraf kranial di area wajah. Saraf optik yang menangkap cahaya terang berlebih secara tidak sengaja memicu stimulasi pada saraf trigeminal.
Saraf trigeminal merupakan jalur persarafan yang mengatur sensasi pada area wajah, rongga hidung, dan refleks bersin. Ketika terjadi sengatan cahaya matahari mendadak, sinyal listrik dari saraf mata bersinggungan dengan jalur saraf pernapasan hidung.
Akibat persinggungan sinyal saraf tersebut, otak keliru menerimanya sebagai adanya partikel asing atau debu yang masuk ke dalam saluran hidung. Tubuh kemudian merespons secara refleks dengan melancarkan dorongan bersin.
Kondisi refleks bersin akibat cahaya matahari ini tidak berbahaya bagi kesehatan dan merupakan variasi sifat genetik alami manusia. Mengenakan kacamata hitam saat beraktivitas di luar ruangan efektif meredakan pemicu cahaya terangnya.
Penulis: Lindah Oktarina