YOGYAKARTA — Mengubah jadwal mandi ke malam hari setelah lelah beraktivitas sering kali membuat seseorang langsung berbaring dalam kondisi rambut masih basah. Kebiasaan tidur dengan kondisi rambut basah ini menyimpan beberapa dampak negatif bagi kesehatan.
Kondisi rambut dan kulit kepala yang lembap saat menempel di atas bantal menciptakan lingkungan yang sangat ideal bagi pertumbuhan jamur. Bakteri dan mikroorganisme dapat berkembang biak dengan cepat di serat kain bantal yang lembap.
Pertumbuhan jamur di kulit kepala berpotensi memicu timbulnya rasa gatal, peradangan kemerahan, hingga pembentukan ketombe yang membandel. Selain itu, helai rambut dalam kondisi basah berada pada titik ketahanan yang sangat lemah.
Gesekan antara rambut basah dan kain bantal saat tubuh berbalik tidur dapat menyebabkan batangan rambut menjadi mudah patah dan bercabang. Rambut juga cenderung terasa lebih lepek dan sulit dirapikan saat bangun di pagi hari.
Guna mencegah masalah kulit kepala tersebut, mengeringkan rambut menggunakan handuk lembut atau alat pengering sebelum tidur sangat dianjurkan. Menjaga kebersihan sarung bantal secara berkala juga efektif menekan penumpukan bakteri.
Penulis: Lindah Oktarina
BAHAYA MEMBIARKAN RAMBUT BASAH SAAT TERTIDUR DI MALAM HARI

Komentar Pembaca
0 komentar · 0 balasan
Sampaikan pendapat dengan sopan dan sesuai fakta. Komentar tampil langsung dan dapat dimoderasi redaksi.
Belum ada komentar yang ditampilkan. Jadilah pembaca pertama yang berkomentar.
Login dengan Google untuk mengirim komentar.
Login sebagai
Laporkan komentar
Pilih alasan yang paling sesuai agar redaksi dapat meninjau laporan Anda.