YOGYAKARTA — Pekerjaan yang melibatkan gerakan tangan secara berulang seperti mengetik di keyboard, mengoperasikan tetikus, atau mengendarai sepeda motor rentan memicu ketegangan pada pergelangan tangan. Kondisi ini dapat berkembang menjadi carpal tunnel syndrome (CTS).
Carpal tunnel syndrome terjadi ketika saraf medianus yang membentang dari lengan bawah hingga telapak tangan mengalami penekanan di dalam lorong karpal pergelangan tangan. Lorong sempit ini dilalui oleh jalur saraf dan tendon-tendon jari tangan.
Gerakan pergelangan tangan yang menekuk secara konstan dan berulang membuat tendon-tendon mengalami pembengkakan ringan. Pembengkakan tersebut menyempitkan ruang lorong karpal dan menekan jalur saraf medianus di dalamnya.
Penekanan saraf tersebut menimbulkan gejala berupa rasa kebas, kesemutan, hingga nyeri seperti tertusuk di area ibu jari, jari telunjuk, dan jari tengah. Kekuatan cengkeraman tangan juga dapat mengalami penurunan sehingga sering menjatuhkan barang.
Menggunakan sandaran pergelangan tangan yang empuk saat mengetik serta melakukan peregangan jari-jari tangan secara berkala menjadi upaya pencegahan yang efektif. Mengistirahatkan tangan saat mulai terasa pegal membantu mencegah peradangan lorong karpal makin parah.
Penulis Artikel: Lindah Oktarina