YOGYAKARTA - Membaca buku menjadi salah satu cara untuk menambah pengetahuan sekaligus membuka wawasan. Namun, di tengah kesibukan dan perkembangan teknologi, kebiasaan membaca perlu terus ditumbuhkan melalui berbagai kegiatan yang menarik dan mudah dijangkau masyarakat. Salah satunya melalui gerakan membaca buku gratis yang dihadirkan Dicomma.Book.
Dicomma.Book merupakan sebuah gerakan yang mengajak masyarakat menjadikan membaca sebagai ruang untuk beristirahat sejenak dari kesibukan sehari-hari. Melalui gerakan ini, masyarakat diberikan kesempatan untuk menikmati bacaan secara gratis sekaligus menemukan cerita dan pengetahuan baru dari berbagai buku yang tersedia.
Dalam rangkaian kegiatan Pasar Pasaran, Dicomma.Book menghadirkan lapak baca buku gratis pada 1, 5, 6, dan 7 November 2026 di Taman Balekambang, Solo. Kegiatan ini terbuka bagi masyarakat yang ingin menikmati waktu santai sambil membaca. Pengunjung tidak perlu membawa buku sendiri karena telah disediakan berbagai pilihan bacaan yang dapat dinikmati secara gratis.
Gerakan Dicomma.Book tidak hanya hadir dalam kegiatan Pasar Pasaran. Berdasarkan informasi yang disampaikan melalui unggahan Instagram Pasar Pasaran, Dicomma.Book juga memiliki lapak membaca yang biasanya berada di depan Meriam Sriwedari, Solo, setiap hari Sabtu. Informasi mengenai jadwal lapak tersebut diperbarui melalui platform Instagram Dicomma.Book.
Kehadiran lapak baca gratis di ruang publik dapat menjadi alternatif kegiatan edukatif bagi masyarakat. Melalui fasilitas tersebut, membaca tidak harus selalu dilakukan di sekolah, perpustakaan, atau rumah. Masyarakat dapat memanfaatkan ruang terbuka untuk mengenal berbagai bacaan sekaligus menjadikan aktivitas membaca sebagai bagian dari kegiatan sehari-hari.
Selain menambah pengetahuan, membaca juga dapat membantu seseorang mengenal beragam sudut pandang dan memperluas pemahaman terhadap lingkungan sekitarnya. Kebiasaan ini penting untuk dibangun sejak dini agar masyarakat semakin terbiasa mencari informasi dan memperoleh pengetahuan melalui bahan bacaan.
Gerakan seperti Dicomma.Book juga menunjukkan bahwa upaya meningkatkan budaya literasi dapat dilakukan dengan cara sederhana dan dekat dengan kehidupan masyarakat. Penyediaan buku secara gratis memberikan kesempatan kepada lebih banyak orang untuk mengakses bacaan tanpa harus mengeluarkan biaya.
Melalui kegiatan ini, Dicomma.Book berharap masyarakat dapat kembali meluangkan waktu untuk membaca di tengah kesibukan. Dengan hadirnya ruang baca yang terbuka dan mudah dijangkau, kegiatan membaca diharapkan tidak hanya menjadi kebutuhan pendidikan, tetapi juga kebiasaan positif yang dapat dilakukan dalam kehidupan sehari-hari.
Penulis artikel: Purnasari Nuraini.

Komentar Pembaca
0 komentar · 0 balasan
Sampaikan pendapat dengan sopan dan sesuai fakta. Komentar tampil langsung dan dapat dimoderasi redaksi.
Belum ada komentar yang ditampilkan. Jadilah pembaca pertama yang berkomentar.
Login dengan Google untuk mengirim komentar.
Login sebagai
Laporkan komentar
Pilih alasan yang paling sesuai agar redaksi dapat meninjau laporan Anda.