BANTUL - Paguyuban Tuwangga Kabupaten Bantul menggelar musyawarah bersama DPRD dan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kalurahan (DPMKAL) Kabupaten Bantul. Kegiatan ini menjadi wadah untuk menyampaikan aspirasi, membahas berbagai persoalan masyarakat, serta memperkuat koordinasi dalam mendukung pembangunan dan pemberdayaan masyarakat di tingkat Kalurahan.
Musyawarah bersama ini dilaksanakan untuk membangun komunikasi dan sinergi antara Paguyuban Tuwangga, DPRD, dan DPMKAL Kabupaten Bantul dalam menyikapi berbagai persoalan serta kebutuhan masyarakat di wilayah Bantul.
Dalam forum tersebut, pembahasan meliputi peran Tuwangga dalam kehidupan bermasyarakat, penguatan kelembagaan, serta peningkatan partisipasi masyarakat dalam pembangunan.
Pertemuan ini juga diharapkan menjadi sarana untuk menyampaikan masukan sekaligus mencari solusi bersama atas berbagai persoalan yang berkembang di tengah masyarakat.
“Hari ini masih ada kekhawatiran antara peran Badan Permusyawaratan Kalurahan selaku lembaga yang sudah memiliki ketegasan untuk menampung dan menyerap aspirasi masyarakat serta menjadi mitra kalurahan dalam penyelenggaraan pemerintahan. Tentu, kami akan memberikan asistensi agar peran-peran yang dilakukan tidak berbenturan dengan tugas Badan Permusyawaratan Kalurahan, tetapi menjadi mitra yang saling menguatkan dan mendukung,” ucap Arif Humahatun selaku Kepala DPMKAL Bantul.
Keterlibatan DPRD Kabupaten Bantul diharapkan dapat memperkuat penyaluran aspirasi masyarakat. Sementara itu, DPMKAL berperan dalam mendukung koordinasi, pemberdayaan masyarakat, serta penguatan kelembagaan di tingkat Kalurahan.
Melalui musyawarah ini, seluruh pihak diharapkan dapat membangun kesepahaman, meningkatkan kerja sama, dan mendorong program-program yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Program-program yang kemarin belum
terlaksana diharapkan bisa segera terwujud. Harapan kami, di tingkat kalurahan
terbentuk kepengurusan LPMK yang minimalis, tidak perlu banyak-banyak, cukup
lima atau tujuh orang. Namun, kepengurusannya diperkuat hingga tingkat
padukuhan karena yang langsung berhubungan dengan masyarakat adalah di tingkat
padukuhan,” ucap Jumakir selaku Ketua DPRD Bantul.
Dengan komunikasi dan koordinasi yang baik antara Paguyuban Tuwangga, DPRD, dan DPMKAL, aspirasi masyarakat diharapkan dapat tersalurkan secara lebih efektif demi mewujudkan Kabupaten Bantul yang harmonis, maju, dan sejahtera.
Reporter: Delly Nur Wijaya, RBTV.
Penyunting Artikel: Purnasari Nuraini

Komentar Pembaca
0 komentar · 0 balasan
Sampaikan pendapat dengan sopan dan sesuai fakta. Komentar tampil langsung dan dapat dimoderasi redaksi.
Belum ada komentar yang ditampilkan. Jadilah pembaca pertama yang berkomentar.
Login dengan Google untuk mengirim komentar.
Login sebagai
Laporkan komentar
Pilih alasan yang paling sesuai agar redaksi dapat meninjau laporan Anda.