BANTUL - Kantor Imigrasi Kulon Progo menghadirkan program Pasporia, sebagai upaya mendekatkan layanan pembuatan paspor kepada masyarakat. Program dengan pendekatan jemput bola ini digelar di Mal Pelayanan Publik Kabupaten Bantul, bekerja sama dengan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Bantul.
Melalui program Pasporia, masyarakat dapat mengakses layanan keimigrasian dengan lebih mudah, praktis, dan efisien. Petugas Imigrasi memberikan pelayanan secara langsung, sesuai dengan mekanisme dan ketentuan yang berlaku. Langkah ini diharapkan dapat membantu masyarakat yang memiliki keterbatasan waktu maupun kendala jarak untuk mendatangi Kantor Imigrasi.
Selain mempermudah pengurusan paspor, program ini juga menjadi sarana untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya memiliki dokumen perjalanan yang sah dan sesuai dengan ketentuan perundang-undangan. Kantor Imigrasi Kulon Progo berkomitmen untuk terus menghadirkan inovasi pelayanan yang responsif, mudah dijangkau, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.
"Ini
juga berkaitan dengan pelayanan paspor, ini juga untuk kuota itu ada 25 per
harinya dan sudah terisi 9 orang. Tentu ini juga harapan kita dalam menjangkau
pelayanan keimigrasian di daerah Bantul. Kalau untuk program ini tentunya kami
membuka secara luas kepada masyarakat ketika masyarakat ada permintaan terkait
pelayanan ini dan kami selanjutnya untuk kegiatan ini," ujar Septian Dwi
Nugroho selaku Kasubsie Lalu Lintas Keimigrasian.
Sementara itu, kerja sama dengan DPMPTSP Kabupaten Bantul diharapkan dapat memperluas akses masyarakat terhadap berbagai layanan administrasi. Sinergi antarinstansi ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas pelayanan publik, agar masyarakat dapat mengurus berbagai kebutuhan administrasi dengan lebih mudah dan efisien.
"Saya
kan dari Senin sampai Jumat kerja, kebetulan hari ini Sabtu dan ada Pasporia.
Awalnya itu ada e-paspor dan semuanya dilakukan cepat," ujar Dila selaku
Pengguna Layanan Pasporia.
Melalui program Pasporia, pelayanan keimigrasian diharapkan semakin dekat dengan masyarakat, sekaligus mendukung terwujudnya pelayanan publik yang prima, transparan, dan akuntabel.
Reporter: Delly Nur Wijaya RBTV
Penyunting Artikel: Lindah Oktarina

Komentar Pembaca
0 komentar · 0 balasan
Sampaikan pendapat dengan sopan dan sesuai fakta. Komentar tampil langsung dan dapat dimoderasi redaksi.
Belum ada komentar yang ditampilkan. Jadilah pembaca pertama yang berkomentar.
Login dengan Google untuk mengirim komentar.
Login sebagai
Laporkan komentar
Pilih alasan yang paling sesuai agar redaksi dapat meninjau laporan Anda.