SOLO - Universitas Sebelas Maret (UNS) Kota Solo, Jawa Tengah, mengirim bantuan tenaga untuk warga terdampak kebakaran hutan dan lahan. Mereka juga membawa alat bantu pernapasan portabel yang dapat dibuat mandiri.

UNS mengirimkan bantuan tenaga, yaitu sepuluh orang dokter residen dan mahasiswa, ke sejumlah titik lokasi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Kalimantan dan Sumatera.

Dalam misi kemanusiaan ini, mereka juga membawa tiga ratus Alat Pelindung Diri (APD) serta alat bantu pernapasan portabel. Portable air filter tersebut dibuat dari bahan sederhana dan mudah ditemukan, seperti botol plastik, kasa, spon, dan selang.

Teknologi sederhana ini nantinya akan disosialisasikan kepada masyarakat untuk dapat diduplikasi di area-area terdampak karhutla.

“Sehingga kita tutup dengan full mask dan pernapasan kita atur dengan filtrasi. Ini tidak sekadar penyaringan. Kita gunakan spons yang ada di belakang; teknologinya menggunakan flip elephant trunk seperti belalai gajah menghadap ke belakang. Alat ini menggunakan teknologi tepat guna, menggunakan bahan-bahan yang mudah didapatkan botol plastik, kasa nyamuk, spons, dan selang yang nantinya akan disosialisasikan kepada masyarakat untuk dapat diduplikasi di area terdampak karhutla,” ujar Darmawan Ismail selaku Ketua Tim.

Sementara itu, dokter yang diberangkatkan terdiri dari bagian bedah umum serta bedah toraks, kardiak, dan vaskuler RSUD Dokter Moewardi. Mereka akan dibagi menjadi tiga kelompok untuk membantu di Kota Banjarmasin, Palangkaraya, dan Palembang selama lima hari.

 

Reporter: Rizki Budi Pratama RBTV

Penyunting Artikel: Widya Zahra Saharani