SOLO - Beragam karya seni hingga tradisi lokal dihadirkan di Taman Balekambang Solo. Kegiatan ini menjadi ruang kreativitas bagi para seniman dan pelaku ekonomi kreatif. 

Berbeda dari biasanya, Taman Balekambang Solo berubah menjadi ruang pameran karya seni. Beragam bidang kesenian hadir dalam satu ruang. 

Terdapat sajian seni instalasi, pertunjukan musik, hingga pengenalan tradisi lokal. Perpaduan berbagai kesenian ini menjadi daya tarik tersendiri bagi warga Solo dan sekitarnya. 

Salah satunya Prisia, warga Sukoharjo, yang menyempatkan diri datang ke Taman Balekambang. Dirinya mengaku sengaja datang untuk menikmati pertunjukan musik sekaligus belajar mengenai sejarah dan tradisi lokal. 

"Sangat antusias sih, tapi kita bisa tahu sejarahnya seperti apa. Minyak kayu putih itu seperti apa, jadi kita tahu hal-hal yang sebelumnya belum diketahui. Event musiknya juga menarik, dan saya penasaran upacara adatnya seperti apa serta apa saja bahan-bahannya," ucap Prisia selaku pengunjung asal Sukoharjo. 

Wali Kota Surakarta, Respati Ardi, turut menyempatkan diri meninjau langsung gelaran seni ini. Dirinya mengapresiasi kegiatan tersebut lantaran menampilkan potensi kesenian dan kebudayaan khas Kota Solo. 

"Saya bangga sekali ternyata semua penampil dan kolaboratornya asli dari Solo. Jadi, event ini untuk memperkenalkan potensi teman-teman seniman yang luar biasa. Intinya, kegelisahan dan kegundahan bagaimana milik keluarga Solo itu menjadi seniman dan ekonomi kreatif bisa ditampilkan. Ini tepat untuk memperkenalkan seni, budaya, dan tradisi asli Surakarta," ucap Respati Ardi selaku Wali Kota Surakarta. 

Tak hanya kesenian, acara bertajuk se.daya.di.surakarta ini juga mengangkat ekonomi kreatif lokal Solo. Kegiatan ini sekaligus menjadi ruang bagi para pegiat seni untuk saling bersilaturahmi.

 

Reporter: Rizki Budi Pratama, RBTV.

Penyunting Artikel: Purnasari Nuraini.