NAGOYA, JEPANG (RBTV) - Asian Para Games 2026, Aichi-Nagoya, Jepang, telah usai. Tim Boccia Indonesia, menutup hari terakhir, dengan medali emas.

Tim Boccia Indonesia, menutup hari terakhir, Asian Para Games, 2026, dengan medali emas, dan sekali lagi, lagu Indonesia Raya pun, berkumandang di Nagoya General Gymnasium Nagoya Jepang.

Pengalungan medali emas, mendapat tepukan riuh, dari masyarakat Jepang. Gischa Zayana, Felix Ardi Yudha, dan Muhammad Afrizal Syafa, berhasil menaklukkan tim Thailand, di Laga Final Nomor Mixed Team.

Sebelumnya Tim Boccia Indonesia, juga sukses menyapu tiga medali emas, di nomor individu. Boccia pun menjadi, cabang olahraga yang paling banyak, menyumbang medali emas, bagi kontingen Indonesia.

“Bangsa dan negara, dan alhamdulillah bisa menambah pundi-pundi emas lagi, dan untuk terima kasih kepada seluruh masyarakat Indonesia, terus dari NPC Indonesia dan Bapak Sudi M, dan Menpora yang sudah selalu mensupport kami sehingga akhirnya kita bisa mempersembahkan medali emas lagi di nomor mix team ini” ujar Felix Ardi Yudha selaku Atlet Boccia Indonesia.

Meski Demikian, Tim Boccia Indonesia, tak bisa berlama-lama, merayakan kemenangan di Jepang. Mereka akan segera mempersiapkan diri, untuk berlaga di Paralimpiade, Los Angeles, 2028 mendatang.

“Yang jelas, kalau untuk LA, insya Allah untuk yang tim, posisi tim ini kita peringkat satu. Kemungkinan kalau di tahun 2027 nanti akan kita lakoni regional game-nya, yaitu mungkin itu. Karena syaratnya adalah dari regional game dulu, kalau ini lolos direct direct ke LA. Terus, kalau nggak pakai skema ranking. Kalau skema ranking insya Allah pasti 99% lolos itu, karena kita peringkat satu, skornya terlalu tinggi dengan negara-negara pesaing yang lain” ujar Islahuzzaman Nur Yadin, selaku Koordinator Pelatih Boccia Indonesia.

Gelaran Asian Para Games 2026 pun ditutup dengan closing ceremony, di Stadion Paloma Mizuho Jepang. Ceremony ini sekaligus, menegaskan Qatar, sebagai tuan rumah selanjutnya.

Sementara Indonesia, berada di posisi 8, dengan raihan 15 medali emas, 21 perak, dan 37 perunggu. Hasil ini jauh melampaui target, yaitu tujuh medali emas.

Reporter: Rizki Budi Pratama RBTV

Peyunting: Kirani Saragih