BANTUL - Dalam upaya meningkatkan budaya baca dan menumbuhkan minat literasi sejak usia dini, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Bantul menggelar talkshow literasi di SD Sembungan, Bantul. Kegiatan ini melibatkan para wali murid untuk mendorong peran orang tua dalam membangun kebiasaan membaca di lingkungan keluarga.
Talkshow literasi ini menjadi salah satu upaya pemerintah daerah dalam membangun generasi muda yang gemar membaca, memiliki wawasan luas, serta mampu mengembangkan kreativitas dan kemampuan berpikir kritis.
Dalam kegiatan tersebut, para orang tua diajak memahami pentingnya membaca sebagai jendela ilmu pengetahuan. Mereka juga didorong untuk membiasakan anak memanfaatkan buku dan berbagai sumber informasi secara positif.
Suasana kegiatan berlangsung interaktif. Para wali murid mendapat kesempatan untuk menyampaikan pendapat dan mengajukan pertanyaan mengenai berbagai hal seputar dunia literasi.
Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Bantul, Dian Mutiara, berharap kegiatan ini dapat memotivasi para orang tua untuk menanamkan kecintaan terhadap buku kepada anak-anak. Salah satu upaya yang didorong adalah pemanfaatan koleksi buku serta pembiasaan membaca selama 15 menit di sekolah.
"Salah satunya rengan koleksi-koleksi buku, buku itu di manfaatkan dan yang terutama adalah biar nantinya ada gerakan 15 menit di sekolah untuk membaca buku," ujar Dian Mutiara, selaku Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Bantul.
Dukungan terhadap penguatan budaya literasi juga disampaikan Ketua Komisi A DPRD Bantul, Jumakir. Keterlibatan orang tua dan dukungan dari berbagai pihak dinilai penting agar kebiasaan membaca dapat tumbuh sejak dini dan berlangsung secara berkelanjutan.
Melalui kegiatan literasi yang dilaksanakan secara berkelanjutan, diharapkan tumbuh generasi Bantul yang cerdas, kreatif, berkarakter, serta memiliki budaya literasi yang kuat.
REPORTER: DELLY NUR WIJAYA RBTV
PENULIS ARTIKEL: DYNA MULIA SAFITRI

Komentar Pembaca
0 komentar · 0 balasan
Sampaikan pendapat dengan sopan dan sesuai fakta. Komentar tampil langsung dan dapat dimoderasi redaksi.
Belum ada komentar yang ditampilkan. Jadilah pembaca pertama yang berkomentar.
Login dengan Google untuk mengirim komentar.
Login sebagai
Laporkan komentar
Pilih alasan yang paling sesuai agar redaksi dapat meninjau laporan Anda.