SOLO — Pemerintah Kota Surakarta menegaskan komitmennya untuk Kota Solo inklusif bagi penyandang disabilitas. Karenanya, sejumlah fasilitas dan layanan akan dievaluasi agar lebih ramah disabilitas. 

Hal tersebut disampaikan Wali Kota Surakarta, Respati Ardi saat Peringatan Hari Disabilitas Internasional di Pendapi Ageng, Balai Kota Surakarta, Jawa Tengah. 

Respati menegaskan akan melakukan evaluasi terhadap sejumlah fasilitas dan layanan publik agar semakin ramah disabilitas. Hal tersebut seperti di sektor pendidikan serta akses transportasi umum. 

Respati mengaku upaya ini agar disabilitas dapat terpenuhi haknya dan mampu mengembangkan potensi, bekerja, berkarya, dan aktif di masyarakat. Di sektor pendidikan, Respati akan mengevaluasi ketersediaan guru pendamping bagi anak berkebutuhan khusus. 

"Masih banyak catatan formasi guru pendamping yang kurang, akan kita optimalkan untuk guru-guru di sekolah inklusi, akan kita awasi dan kita sesuaikan dengan kebutuhan," ujar Respati Ardi selaku Wali Kota Surakarta. 

Respati juga memerintahkan jajarannya untuk memperhatikan kebutuhan penyandang disabilitas dalam pembangunan dan pelayanan. Di sektor sarpras, dirinya juga akan menertibkan jalur khusus bagi difabel. 

 

Reporter: Rizki Budi Pratama RBTV

Penyunting Artikel: Lindah Oktarina