KOTA YOGYAKARTA — Jagung ketan hitam kini menjadi salah satu komoditas yang diburu pembeli di Pasar Beringharjo, Kota Yogyakarta. Memiliki warna khas dan cita rasa gurih, jagung asal Muntilan ini selalu habis terjual meski pasokannya terbatas.
Berbeda dari jagung pada umumnya, jagung ketan hitam memiliki warna hitam mengkilat dan cita rasa gurih. Komoditas ini banyak dicari pembeli, terutama masyarakat yang menjalani pola hidup sehat.
Didatangkan dari Muntilan, Jawa Tengah, jagung ini dipercaya memiliki kadar gula lebih rendah dan memberikan rasa kenyang lebih lama.
Di Pasar Beringharjo, jagung ketan hitam baru dijual oleh satu pedagang, yaitu Ida Habiba. Keterbatasan pasokasn membuat jagung ini hanya tersedia tiga kali dalam sepekan, dengan jumlah sekitar 20 kilogram setiap pengiriman.
Meski dijual lebih mahal dari jagung manis biasa, minat pembeli tetap tinggi. Jagung ketan hitam dijual Rp18.000 per kilogram, sementara jagung manis biasa Rp8.000 per kilogram. Stok jagung ketan hitam biasanya habis terjual hanya dalam hitungan jam.
"Lebih rendah gula masaknya dari jagung biasa, ini best seller di sini Mas, soalnya langka tidak setiap hari ada. Dalam satu minggu itu ada tiga kali pengiriman dari Muntilan, Jawa Tengah juga, soalnya stoknya tidak sebanyak jagung manis," ujar Ida Habiba selaku pedagang sayur Pasar Beringharjo.
Keunikan warna dan cita rasa gurih menjadikan jagung ketan hitam semakin diminati pembeli. Meski pasokannya terbatas, komoditas ini kini menjadi salah satu daya tarik baru di Pasar Beringharjo.
Reporter: Agung RBTV
Penyunting Artikel: Lindah Oktarina

Komentar Pembaca
0 komentar · 0 balasan
Sampaikan pendapat dengan sopan dan sesuai fakta. Komentar tampil langsung dan dapat dimoderasi redaksi.
Belum ada komentar yang ditampilkan. Jadilah pembaca pertama yang berkomentar.
Login dengan Google untuk mengirim komentar.
Login sebagai
Laporkan komentar
Pilih alasan yang paling sesuai agar redaksi dapat meninjau laporan Anda.